
Beligas.id – Siapa yang tidak mengenal metode diet fenomenal yang dipopulerkan oleh mentalis sekaligus podcaster ternama, Deddy Corbuzier? Ya, Obsessive Corbuzier’s Diet atau lebih dikenal dengan singkatan OCD pernah (dan masih) menjadi primadona di kalangan pejuang diet Indonesia. Konsepnya yang menawarkan kebebasan “boleh makan apa saja” tentu terdengar sangat menggiurkan dibandingkan diet ketat yang menyiksa.
Namun, di balik popularitasnya, banyak orang yang merasa gagal atau berat badannya stuck (stagnan) meski sudah merasa menjalaninya berminggu-minggu. Mengapa ini bisa terjadi? Jawabannya sederhana: mereka melanggar pantangan diet OCD yang sebenarnya krusial namun sering dianggap remeh.
OCD pada dasarnya adalah variasi dari Intermittent Fasting (puasa berselang). Kunci keberhasilannya bukan hanya terletak pada kapan Anda makan, tetapi juga seberapa disiplin Anda saat tidak makan. Banyak pemula terjebak pada euforia “Jendela Makan” dan melupakan aturan ketat di “Jendela Puasa”.
Dalam artikel ini, kita akan membedah secara tuntas apa saja hal yang haram dilakukan selama menjalani diet ini. Kita akan meluruskan mitos “makan sembarangan”, membahas minuman apa yang membatalkan puasa OCD, hingga kesalahan mindset yang membuat jarum timbangan Anda tak kunjung bergerak ke kiri.
Memahami Konsep Dasar OCD – Jendela Makan vs. Jendela Puasa
Sebelum masuk ke daftar pantangan, Anda harus paham dulu mekanismenya agar tidak bingung. OCD membagi waktu 24 jam Anda menjadi dua fase:
- Jendela Makan: Waktu di mana Anda diperbolehkan makan. Pilihannya ada 8 jam, 6 jam, atau 4 jam.
- Jendela Puasa: Waktu di mana Anda DILARANG KERAS memasukkan kalori apa pun, namun tetap wajib minum air.
Kegagalan terbesar biasanya terjadi karena ketidakpahaman akan batasan di kedua jendela ini. Berikut adalah pantangan-pantangan yang wajib Anda hindari:
1. Pantangan “Cheating” di Jendela Puasa (Kalori Tersembunyi)

Ini adalah pantangan diet OCD nomor satu. Selama jendela puasa (misalnya 16 jam, 18 jam, atau 20 jam), tubuh Anda sedang dipaksa untuk membakar cadangan lemak sebagai energi karena tidak ada asupan makanan.
Banyak orang berpikir, “Ah, minum susu sedikit tidak apa-apa,” atau “Makan permen satu butir tidak masalah.” SALAH BESAR.
- Aturan Emas: Selama jendela puasa, asupan kalori harus NOL.
- Yang Dilarang: Susu (walaupun low fat), krimer kopi, gula pasir, madu, air kelapa, buah potong, permen, dan minuman berasa lainnya.
- Yang Diperbolehkan: Air mineral (wajib banyak), teh tawar (tanpa gula), kopi hitam (tanpa gula/susu/krimer), dan air dengan nol kalori.
Begitu Anda memasukkan kalori, sekecil apa pun, tubuh akan memproduksi insulin. Saat insulin naik, proses pembakaran lemak (lipolisis) otomatis berhenti. Jadi, melanggar pantangan ini sama dengan membatalkan diet Anda hari itu.
2. Pantangan “Balas Dendam” Saat Jendela Makan (Greedy Eating)

Slogan OCD yang terkenal adalah “Boleh makan apa saja.” Sayangnya, kalimat ini sering ditelan mentah-mentah dan menjadi bumerang. Ini adalah pantangan diet OCD yang bersifat psikologis.
Banyak pelaku OCD yang merasa kelaparan setelah puasa 18 jam, lalu saat jendela makan dibuka, mereka makan secara membabi buta (balas dendam) dengan porsi gila-gilaan.
- Fakta Ilmiah: Penurunan berat badan tetap berpatokan pada Defisit Kalori. OCD hanyalah alat untuk membatasi waktu makan agar kalori harian Anda lebih sedikit secara otomatis.
- Logika: Jika kebutuhan harian Anda 2000 kalori, lalu saat jendela makan 4 jam Anda memakan gorengan, pizza, dan martabak manis hingga total 3000 kalori, berat badan Anda justru akan NAIK, bukan turun.
- Solusi: Makanlah “apa saja” yang dimaksud adalah menu normal nasi dan lauk pauk, bukan menu pesta pora. Berhentilah makan sebelum kenyang berlebihan.
3. Pantangan Sarapan (Bagi yang Mengambil Jam Siang)

Dalam protokol OCD, Deddy Corbuzier menyarankan untuk tidak sarapan. Mengapa ini menjadi pantangan?
Secara alami, tubuh manusia memproduksi hormon kortisol (hormon stres) dan Growth Hormone (Hormon Pertumbuhan) di pagi hari. Hormon Pertumbuhan sangat efektif untuk membakar lemak dan memelihara otot. Jika Anda langsung makan saat bangun tidur (sarapan), lonjakan insulin dari makanan akan menekan produksi Growth Hormone tersebut.
Oleh karena itu, pantangan sarapan (memulai makan jam 12 siang atau jam 2 siang) disarankan untuk memaksimalkan pembakaran lemak alami tubuh di pagi hari. Anda tetap boleh minum air putih atau kopi hitam di pagi hari.
4. Pantangan Kurang Minum Air Putih

Saat berpuasa, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit lebih cepat. Salah satu kesalahan fatal adalah tidak minum cukup air karena malas bolak-balik ke toilet atau karena lupa.
Dehidrasi saat diet OCD akan menyebabkan:
- Pusing dan sakit kepala hebat.
- Metabolisme melambat (pembakaran lemak terhambat).
- Rasa lapar palsu (seringkali otak menerjemahkan haus sebagai lapar).
Jadikan “kurang minum” sebagai pantangan diet OCD yang serius. Targetkan minimal 3-4 liter air sehari, terutama saat jendela puasa untuk membantu menahan lapar dan membuang racun (detox).
Tips Sukses Menjalankan OCD Tanpa Melanggar Pantangan
Agar Anda bisa konsisten dan tidak tergoda melanggar aturan, lakukan strategi berikut:
- Bertahap (Start Slow): Jangan langsung masuk ke jendela makan 4 jam atau puasa 24 jam. Mulailah dari level ringan (Jendela makan 8 jam) selama satu minggu. Biarkan tubuh beradaptasi, baru naikkan levelnya.
- Sibukkan Diri: Rasa lapar terberat biasanya muncul di jam-jam biasa Anda makan. Sibukkan diri dengan bekerja, hobi, atau olahraga ringan di jam tersebut.
- Kopi Hitam adalah Sahabat: Kafein dalam kopi hitam membantu menekan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme saat jendela puasa.
- Olahraga di Akhir Puasa: Untuk hasil maksimal (seperti Deddy Corbuzier), lakukan olahraga ringan tepat sebelum jam buka puasa Anda. Saat itu, cadangan gula darah habis, sehingga tubuh terpaksa membakar lemak murni.
Pentingnya OCD
Diet OCD adalah metode yang ampuh dan terbukti berhasil bagi ribuan orang, asalkan dijalankan dengan benar. Kegagalan seringkali bukan karena metodenya yang salah, melainkan karena kita meremehkan pantangan diet OCD itu sendiri.
Mulai dari disiplin “nol kalori” saat puasa, hingga bijak memilih makanan saat berbuka, semuanya berperan penting. Diet ini mengajarkan kita untuk mengendalikan hawa nafsu makan, bukan sekadar menahan lapar.
Hindari 7 pantangan di atas, tetap konsisten, dan nikmati transformasi tubuh Anda menjadi lebih ideal dan bugar.
Dukungan Nutrisi untuk Menjaga Metabolisme Diet Anda
Menjalankan diet OCD, terutama di fase awal adaptasi, bisa membuat tubuh terasa lemas, pusing, atau metabolisme sedikit terguncang karena perubahan pola makan yang drastis. Selain itu, saat Anda berada dalam kondisi defisit kalori, risiko kekurangan vitamin dan mineral penting bisa meningkat.
Agar diet Anda tetap aman, tubuh bertenaga, dan pembakaran lemak berjalan optimal, Anda membutuhkan dukungan suplemen kesehatan yang tepat. Jangan biarkan diet membuat Anda jatuh sakit.
Beligas Pharmaceuticals hadir untuk mendukung perjalanan transformasi tubuh Anda. Kami menyediakan berbagai produk suplemen kesehatan, multivitamin, dan pendukung metabolisme berkualitas tinggi yang aman dan terpercaya.
Pastikan tubuh Anda mendapatkan nutrisi terbaik meski sedang membatasi jam makan. Kunjungi beligas.id sekarang juga dan temukan solusi kesehatan untuk menemani kesuksesan diet OCD Anda. Diet cerdas, tubuh sehat, bersama Beligas.

