
Beligas.id – Di dunia kebugaran, otot betis (calves) sering kali menjadi bahan lelucon. Anda mungkin pernah melihat meme tentang bodybuilder bertubuh raksasa namun memiliki kaki seperti “tusuk gigi”. Atau mungkin Anda sendiri merasakannya: sudah rutin melakukan squat dan lari, tapi ukuran betis tak kunjung bertambah, seolah-olah stuck di ukuran yang sama sejak SMA.
Banyak orang menyerah dan berlindung di balik alasan klasik: “Ah, ini masalah genetika. Betis saya memang tulangnya kecil.”
Memang benar, genetika (terutama titik penyisipan otot atau muscle insertion) berperan dalam menentukan bentuk dasar betis. Namun, mengatakan bahwa betis tidak bisa dibesarkan adalah kesalahpahaman besar. Masalah utamanya sering kali bukan pada DNA Anda, melainkan pada cara latihan betis yang salah.
Otot betis adalah otot yang sangat tangguh. Setiap hari, otot ini menopang berat badan Anda saat berjalan ribuan langkah. Karena sudah terbiasa bekerja keras, betis tidak akan tumbuh jika hanya dilatih dengan intensitas rendah atau gerakan yang asal-asalan. Anda perlu strategi khusus untuk “membangunkan” otot keras kepala ini.
Artikel ini akan menjadi kitab lengkap Anda untuk mengubah betis yang lurus rata menjadi betis berbentuk diamond yang tajam dan kokoh. Kita akan membedah anatomi, kesalahan fatal yang sering dilakukan, hingga menu latihan terbaik yang wajib Anda coba.
Manfaat Melatih Betis Secara Serius
Selain alasan estetika agar terlihat bagus saat memakai celana pendek, latihan betis memiliki fungsi vital:
- Fondasi Keseimbangan: Betis menstabilkan pergelangan kaki. Betis yang kuat mencegah Anda mudah terkilir saat berjalan di permukaan tidak rata.
- Performa Lari dan Lompat: Betis bertindak sebagai pegas. Pelari cepat (sprinter) dan pemain basket membutuhkan betis kuat untuk daya ledak (explosive power).
- Pompa Jantung Kedua: Otot betis sering disebut The Second Heart. Saat berkontraksi, ia memompa darah dari kaki kembali ke jantung melawan gravitasi, memperlancar sirkulasi darah.
Baca Juga: Tips Efektif! Latihan Abs di Gym untuk Membentuk Perut Six Pack
3 Gerakan Latihan Betis Terbaik
Berikut adalah gerakan-gerakan kunci yang harus ada dalam program latihan kaki Anda.
1. Standing Calf Raise (Variasi Mesin atau Dumbbell)

Gerakan ini adalah raja untuk membentuk Gastrocnemius (bentuk diamond).
Cara Melakukan:
- Berdiri di mesin Calf Raise atau di ujung pijakan tangga sambil memegang dumbbell.
- Pastikan kaki lurus (lutut tidak ditekuk, tapi jangan dikunci kaku/hyperextend).
- Turunkan tumit serendah mungkin hingga merasakan regangan maksimal.
- Dorong tumit setinggi mungkin dengan bertumpu pada bola kaki (jinjit maksimal).
Kunci Sukses: Fokus pada rentang gerak penuh (Full Range of Motion). Jangan setengah-setengah.
2. Seated Calf Raise

Gerakan wajib untuk menebalkan otot Soleus.
Cara Melakukan:
- Duduk di mesin Seated Calf Raise. Posisikan bantalan paha tepat di atas lutut.
- Turunkan tumit perlahan ke bawah.
- Dorong kembali ke atas dengan kuat.
Tips: Karena Soleus didominasi serat otot lambat, otot ini merespons baik terhadap repetisi tinggi (15-25 repetisi).
3. Leg Press Calf Raise

Alternatif yang sangat baik jika gym Anda tidak memiliki mesin Standing Calf Raise.
Cara Melakukan:
- Duduk di mesin Leg Press. Letakkan hanya ujung kaki (bola kaki) di bagian bawah platform. Tumit menggantung bebas.
- Dorong beban dengan meluruskan kaki (jangan kunci lutut).
- Gerakkan pergelangan kaki untuk mendorong platform menjauh (jinjit) dan kembalikan (stretch).
Keamanan: Pastikan kunci pengaman mesin Leg Press tetap terpasang jika memungkinkan, untuk menghindari beban jatuh menimpa Anda jika kaki tergelincir.
Rahasia Membuat Betis Tumbuh
Banyak orang gagal dalam latihan betis bukan karena salah gerakan, tapi salah teknik eksekusi. Betis memiliki tendon Achilles yang sangat kuat dan elastis (seperti karet gelang).
Jika Anda melakukan gerakan naik-turun dengan cepat (memantul/bouncing), yang bekerja bukanlah otot betis Anda, melainkan tendon Achilles yang memantulkan gaya. Agar otot betis tumbuh, Anda harus mematikan momentum tersebut. Gunakan teknik berikut:
- The Pause Method (Metode Jeda) – Turunkan tumit ke bawah selama 2 detik (fase negatif). TAHAN di posisi bawah (stretch) selama 1-2 detik. Ini akan menghilangkan energi elastis di tendon. Dorong ke atas dengan eksplosif. Tahan di puncak kontraksi (jinjit) selama 1 detik.
- Volume Tinggi – Karena betis cepat pulih, Anda bisa melatihnya dengan frekuensi tinggi (2-3 kali seminggu) dan volume tinggi. Jangan takut melakukan 4 set dengan 15-20 repetisi per set.
- Progresif Overload – Sama seperti otot lain, beban harus ditambah seiring waktu. Jangan menggunakan beban yang sama selama berbulan-bulan.
Kesalahan Umum dalam Latihan Betis
Hindari dosa-dosa berikut agar usaha Anda tidak sia-sia:
- Repetisi Parsial: Hanya menaik-turunkan tumit sedikit. Ingat, betis butuh regangan penuh (tumit hampir menyentuh lantai) dan kontraksi penuh (seperti penari balet).
- Kaki Berubah Arah: Jaga agar pergelangan kaki lurus. Jangan membiarkan engkel bengkok ke luar (sickling) saat mendorong beban berat, karena bisa memicu cedera.
- Menempatkan Betis di Akhir Latihan Kaki: Jika betis adalah prioritas Anda, latihlah di awal sesi saat energi Anda masih penuh. Jika ditaruh di akhir setelah squat berat, Anda pasti akan malas dan melakukannya asal-asalan.
Contoh Program Latihan Betis
Coba rutinitas ini 2 kali seminggu (misal: Senin dan Kamis).
- Standing Calf Raise (Mesin/Smith Machine): 4 Set x 12-15 Repetisi (Tempo lambat, jeda di bawah).
- Seated Calf Raise: 3 Set x 20-25 Repetisi (Fokus burn/rasa terbakar).
- Bodyweight Single Leg Raise: 2 Set x Maksimal repetisi (Gunakan sebagai finisher).
Konsistensi Mengalahkan Genetika
Membesarkan betis adalah permainan kesabaran dan toleransi terhadap rasa sakit. Latihan betis yang benar akan memberikan sensasi terbakar (burning sensation) yang luar biasa karena penumpukan asam laktat. Di situlah mental Anda diuji: apakah Anda akan berhenti saat mulai perih, atau Anda akan memaksakan 5 repetisi lagi demi pertumbuhan otot?
Genetika mungkin menentukan bentuk awal betis Anda, tapi kerja keras menentukan seberapa besar potensi yang bisa Anda raih. Jangan menyerah. Latih betis Anda dengan teknik yang benar, beri nutrisi yang cukup, dan saksikan perubahannya.
Dukung Pertumbuhan Otot dengan Pemulihan Maksimal
Melatih otot kecil dan bandel seperti betis membutuhkan intensitas tinggi hingga titik kegagalan (muscle failure). Hal ini sering kali menyebabkan rasa nyeri yang intens dan kerusakan serat otot mikro yang membutuhkan perbaikan segera.
Jika Anda merasa betis Anda kaku, sulit pulih, atau energi Anda habis sebelum sesi latihan selesai, mungkin tubuh Anda membutuhkan dukungan ekstra. Pertumbuhan otot terjadi saat Anda beristirahat dan pulih, bukan saat Anda berlatih.
Beligas Pharmaceuticals adalah partner terbaik untuk pemulihan dan performa Anda. Kami menyediakan berbagai produk suplemen kesehatan dan pendukung vitalitas berkualitas tinggi yang dirancang untuk membantu atlet dan pegiat gym mencapai potensi genetik maksimal mereka.
Percepat recovery Anda, tingkatkan stamina, dan bangun otot yang solid tanpa hambatan. Kunjungi beligas.id sekarang juga untuk melihat solusi kesehatan terpercaya yang siap menunjang transformasi tubuh Anda. Kaki kuat dimulai dari pemulihan yang tepat.

